Postingan

Warung Kopi Klotok yang Seru Banget di Jogja

Gambar
  Yuhuuu, hawa-hawa Liburan akhir tahun udah berasa banget ya gaes, hehehe. Jadi, jadi, kalian mau ke mana? Plesir ke luar negeri? Atau “buang duit receh” dengan wisata dalam kota aja? Alternatif selanjutnya… hmm, piknik ke kota-kota wisata yang kece abis, seperti….Jogja misalnya? Yeah. JOGJA. JOGJA. JOGJA. Tiap nama kota ini disebut, hatiku berdesir hebat *ceileeeh. Terlalu buanyaaaak memori yang berkelindan, manakala frasa “Jogja” mampir di kuping. Saban kali ajakan “Yuk, kita cuss ke Jogja!” mengudara, udah barang tentu, saya nggak pakai mikir dua kali, langsung packing!! Soalnya Jogja itu segala rupa adaaaaa. Wisata alam juga kece-kece. Wisata kuliner? APALAGI! Bolak-balik ke Jogja, ternyata selaluuu saja ada spot-spot kuliner yang menarique buat didatangi. Hmm, ini coba ya, saya ulas kuliner yang kami kunjungi beberapa waktu lalu WARUNG KOPI KLOTOK Hmm, buat kalian yang sering scroll instagram, pasti pernah lihat foto-foto masakan ndeso dengan latar belakang warung kopi yang a...

Aku Sudah tak Marah

Gambar
  “Kemarahan hanya akan berdampak buruk pada kesehatanmu. Ini dapat memberikan perubahan pada respons fisik mulai dari detak jantung, tekanan darah, dan respons imun.” Ketika masih kecil, saya sering heran manakala ada Bude Yayang (sebut saja begitu Namanya) datang ke rumah, lalu curhat was wes wos panjang lebar ke ibuku. “Sampai kapanpun, aku nggak ridho sama kelakuan dia! Sumpaaahh! Gak bakal aku maafkan! Pokoke aku baru mau ngomong sama dia, kalau dia mau merendahkan hati, lalu minta maaf nyuwun ngapuro sambil sungkem ke aku!!” Bude Yayang mengucapkan kalimat ini dengan satu tarikan nafas. Matanya menyeringai kemerahan, mulutnya berbusa-busa, tangannya terkepal sempurna. Ibuku mengelus-elus punggung Bude, sambil menyodorkan segelas air mineral. “Istighfar Mbaaa, ayo minum dulu.” Sebagai anak kecil, tentu saja aku kurang paham apa masalah utama yang men-trigger kemarahan Bude Yayang. Tapi, memori kemarahan serta kalimat “sumpah tak akan aku maafkan” ini yang terus berkelindan di ...

Mengajak Anak Ikut Pengajian

Gambar
  Ceritanya, semalam saya ikutan pengajian ke rumah Ustadz Bangun Samudera. Barengan ama temen kantor, kami meluncur ke kediaman ustadz yang mantan presenter TVRI Jatim ini. Rumahnya rapiiiiiih banget. Dih, minder pol-polan deh eikeh ngeliat rumah Ustadz Bangun. Rapi jali. Apakah postingan ini akan membahas soal rumah dan beragam FURNITURE RUMAH TANGGA ?   Oh, cencu tidak. Yang  jadi perhatian saya adalah,  itu kan pengajiannya dimulai ba’da Isya ya. Jam 19:30 gitu deh. Yang dateng buanyaaaak, sekitar 60 orang lah (inget lo, ini pengajian di rumah). Salah satu ibu yang hadir, datang sambil menggendong anaknya, yang yeah… masih bayi berusia 9 bulan. “Rumahnya di mana?” “Kami kontrak di Sidoarjo mbak…” Dia menyebutkan sebuah lokasi yang sama sekali nggak dekat dengan kediaman ustadz Bangun. “Naik motor ini, bertiga sama ayahnya…” WOW. Ini WOW banget menurut aku. Si ibu ini udah mengenyahkan rasa males, kantuk, blablabla lainnya, demi ikutan kajian fiqih. Bukan hanya i...

Nikmati 24 Jam Wisata di Surabaya

Gambar
  Cuma Punya waktu kurang dari 24 Jam di Surabaya, Wisata ke Mana Saja Kita? Surabaya punya wisata Heritage, Kuliner, Shopping dan Wisata Cinta Lingkungan! “Hei, Nurul! Minggu depan, aku ada business trip ke Surabaya. Mau extend sehari aja, pengin eksplor keliling kota. Enaknya ke mana ya?” Sebuah chat masuk ke WhatsApp. Dari sahabat yang lamaaaa banget tak bersua, dan ia ingin mengeksplorasi kota Surabaya tercinta. Hmm, kurang dari 24 jam. Tapi pengin menikmati ambience kota Pahlawan yang kerennya nggak ada obat. Baiklah. Ada baiknya kali ini, aku menjadi local guide yang bisa memberikan unforgettable experience untuk dia. Ini itinerary yang saya susun. Barangkali ada teman, saudara atau bahkan Anda pembaca artikel ini yang ada rencana untuk ngetrip dan cuss ke Surabaya? Monggo bisa ikuti run down -nya ya. Setiap ada teman/ saudara yang main ke Surabaya, saya selalu berceloteh soal bus ini. “Aku menginap di hotel jalan Ahmad Yani, jadi aku nunggu bus di mana ya?” “Oh, nanti bisa ...